Tentang

Tentang investigasi ini

Siapa dan mengapa

Ini adalah investigasi data independen tentang Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), program koperasi desa nasional yang dibiayai anggaran negara. Kami tidak berafiliasi dengan Kementerian Koperasi atau pengelola program. Investigasi ini disusun oleh Dany Laksono. Kami meneliti klaim publik tentang program ini: bahwa sejumlah koperasi dibangun di lokasi terpencil atau tak lazim, tumpang tindih dengan minimarket yang sudah ada, dan boros dibanding hasilnya, dengan metode yang dapat direproduksi dan data yang dapat diunduh.

Prinsipnya: setiap klaim dapat ditelusuri ke laporan metode yang dapat dijalankan ulang. Ketidakpastian ditulis sebagai kalimat, bukan disembunyikan di balik kata “kemungkinan”.

Bahasa

Situs naratif dalam Bahasa Indonesia. Lampiran metode (Metode) dalam bahasa Inggris karena itulah bahasa laporan analisis yang menjadi bukti dasarnya.

Kebijakan verifikasi & anonimitas

Sebagian temuan menyangkut koperasi/desa tertentu, misalnya yang terletak di lokasi tidak masuk akal. Satu koordinat yang salah dapat menimpa nama desa yang tidak bersalah. Karena itu situs ini mengikuti kebijakan anonim sampai terverifikasi:

Kebijakan koreksi

Investigasi yang hanya mengonfirmasi bukanlah investigasi. Kami memublikasikan log koreksi publik ini karena kredibilitas bergantung padanya. Koreksi dicatat dengan tanggal, apa yang salah, dan apa perbaikannya, berikut tautan ke buktinya.

Tanggal Koreksi Bukti
2026-08-15 Angka utama bab Kompetisi dikoreksi turun, dari 9,4 menjadi 6,7 poin. Kami mengukur seberapa jauh minimarket lebih sering punya koperasi dalam 500 m dibanding lokasi acak yang sebanding. Pembanding acak yang lama diletakkan “di jalan dan di daerah berpenduduk”, tetapi ternyata jatuh di tempat yang jauh lebih sepi daripada minimarketnya sendiri (median 2.374 orang per petak, dibanding 3.786 orang di petak minimarket). Karena koperasi memang lebih rapat di tempat ramai, selisih kepadatan itu ikut terhitung sebagai “kedekatan”. Setelah kepadatannya disamakan, kelebihannya 9,6 → 6,7 poin pada 500 m dan 7,5 → 3,7 poin pada 1 km. Dua hal lain ikut diperbaiki: angka itu sebelumnya diambil dari satu kali pengundian lokasi acak dan disebut seolah angka pasti, padahal 40 kali pengundian memberi rentang 5,7 sampai 7,7; dan kalimat “kelebihan itu hilang pada 2 km” tidak benar, karena pada 2 km masih tersisa 1,5 poin dan baru habis pada 5 km. Arah koreksi ini meringankan program yang sedang kami periksa. Rinciannya ada di laporan teknis metode 06. metode 06
2026-08-15 Tuduhan “di sawah” diturunkan dari “terbukti” menjadi “polanya nyata, sebabnya belum terjelaskan”. Koperasi memang jatuh di dalam poligon sawah 2,4 kali lebih sering daripada titik pusat desa OpenStreetMap, dan 448 kasus dikonfirmasi peta satelit kedua. Tetapi koordinat yang diambil dari titik pusat desa akan menghasilkan pola yang sama persis, dan uji yang bisa memisahkan keduanya justru melemahkan tuduhannya: kandidat sawah lebih jarang berada di pinggir jalan (59,5%) daripada koperasi sebanding di provinsi yang sama (72,5%), padahal bangunan berdiri dekat jalan sementara titik pusat desa tidak harus. Arah koreksi ini meringankan program yang sedang kami periksa. metode 07
2026-08-15 Contoh “petak 1 km berisi 17 koperasi” dicabut dari bab Kompetisi. Jarak antar-anggota kelompok itu bermedian 5,4 meter, jadi itu koordinat yang tercatat di titik yang sama, bukan bangunan yang menumpuk. Penyaringan koordinat kembar hanya menangkap yang persis sama; 117 koperasi masih tercatat dalam 10 meter dari koperasi lain. Kelompok terpadat yang jaraknya masuk akal berisi 8 koperasi. Seperti koreksi di atasnya, arah koreksi ini meringankan program yang sedang kami periksa, dan itulah sebabnya kami mencatatnya. metode 10
2026-08-14 Analisis jarak ke bangunan (metode 17) dihitung ulang dari awal sebelum terbit. Draf internal kami menyimpulkan bahwa 62,6% koperasi tidak punya satu pun bangunan terpetakan dalam sekitar 5 km. Angka itu keliru. Angka yang benar adalah 1,19%, dan 44,4% koperasi justru berdiri tepat di atas petak yang berisi bangunan. Dua sebab yang menumpuk: kekeliruan pemberian pita jarak dalam program kami sendiri, dan peta bangunan OpenStreetMap yang terlalu kosong di pedesaan, kini diganti peta gabungan Google, Microsoft dan OpenStreetMap (43,9 juta bangunan menjadi 137,1 juta). Kami mencatat koreksi ini meskipun belum pernah terbit, karena arahnya meringankan program yang sedang kami periksa, dan pembaca berhak tahu bahwa angka yang memberatkan pun kami uji sekeras angka yang meringankan. Rinciannya ada di laporan teknis metode 17. metode 17
2026-08-10 KDMP KARANGREJO (Jember) dilaporkan di metode 04 sebagai contoh koperasi “di atas air”. Itu salah: koordinatnya salah tanda garis lintang. Koperasi itu bukan terletak di air. metode 08
2026-08-10 Setelah 19 koperasi berkoordinat mustahil dikeluarkan, jumlah kandidat terverifikasi metode 04 dikoreksi 401 → 388, dan jumlah “tanpa jalan” metode 05 5.133 → 5.114. metode 08
2026-08-13 Koreksi koordinat pemerintah mengubah ekor data kami: koperasi tanpa penduduk dalam 5 km 174 → 146; tanpa jalan beraspal 5.114 → 5.106; tanpa jalan sama sekali 4.302 → 4.294; kandidat terverifikasi metode 04 388 → 384; koperasi di luar Indonesia 19 → 0 (semuanya dikoreksi pemerintah, 13-08). Laporan 03–08 dijalankan ulang pada koordinat terbaru. metode 08
2026-08-12 Sebagian besar “koperasi saling menumpuk” pada resolusi halus ternyata artefak geokoding (koordinat duplikat), bukan lokasi fisik. Angka ko-lokasi r9 turun dari 1.254 ke 450 setelah artefak dikeluarkan. metode 10

Hubungi kami / laporkan koreksi

Punya koreksi, data, atau konfirmasi lapangan? Buka issue di repositori proyek, koreksi yang terverifikasi akan masuk ke log di atas.

Undangan untuk berkontribusi pada investigasi ini

Investigasi ini hidup dari konfirmasi di lapangan. Jika Anda mengenal desa tempat sebuah koperasi dibangun, pernah melihat langsung gerainya, atau memegang data yang bisa melengkapi atau membantah temuan kami, kami mengundang Anda untuk ikut. Kontribusi yang paling berharga saat ini:

Setiap kontribusi dicatat dan ditelusuri. Kandidat yang belum terverifikasi tetap anonim, dan koreksi yang terverifikasi masuk ke log di atas. Buka issue di repositori proyek untuk mulai berkontribusi atau email ke dany.laksono.uk@gmail.com.